BuBu HaHa

Badut Indonesia
Indonesian Clown



 
BuBuHaHaClown.jpg

 
Budi HaHa menyukai seni pertunukkan sejak dia masih sangat kecil. Dia mulai bermain drama dalam sebuah acara drama di sekolah, pada waktu dia berumur 12 tahun. saat remaja, dia bergabung dengan sebuah sanggar teater selama 6 tahun dan belajar tentang dramaturgi, pantomim dan panggung boneka. Dia juga belajar sulap kecepatan tangan dari teman-temannya dan berbagai buku. Saat itu dia mengadakan pertunjukkan untuk teman2nya di sekolah dan gereja.
Budi HaHa interested in Performance Art when he was very young. He started play in school theater production, when he was 12 years old. When he was teenager, he joint a theater club for about 6 years and learn about dramaturgy, pantomime and puppetry too. He also learnt some sleight of hands magic tricks from his friends and from some books. In that time he mostly performed for his friends in school and church.

Pada saat dia belajar di sekolah menengah dan universitas, sekitar tahun 1980-an, dia pernah mencoba menjadi seorang badut dalam berbagai acara. Sayangnya dia melakukan hal tersebut tanpa memiliki pengetahuan tentang seni menjadi badut. Dia melakukannya sebagai seorang aktor yang berperan menjadi seorang badut. Tetapi dari acara-acara tersebut, dia mengetahui bahwa dia punya hati seorang badut dan bahwa dia sangat mencintai anak-anak. Nama badut yang dia pergunakan adalah BuBu HaHa. Dia juga belajar memainkan beberapa jenis alat musik, termasuk biola dan belajar menyanyi pula.
When he studied in the High School & University, around 1980s, he tried to become a clown in several events. Unfortunately he did that without any knowledge about the art of clowning. He did it as an actor play to be a clown. But from those events he knew that he has a clown heart inside and he love kids very much. His clown name is BuBu HaHa. He also learnt to play several kind of musical instruments, including violin, and learn about singing too.

Sekitar tahun 1997 dan selanjutnya, dia mempelajari dengan serius berbagai jenis seni pertunjukkan, seperti sulap, panggung boneka, suara perut, akrobat, seni membentuk balon, badut dan lain-lain. Terima kasih karena kepada internet, karena dapat memberikan berbagai informasi, sumber dan pengetahuan tentang seni-seni tersebut, yang sangat sulit diperoleh di Indonesia. Dia mulai membeli buku-buku, video dan peralatan dari Amerika Serikat untuk mempelajari seni-seni tadi. Dia berhasil menajdi orang Indonesia pertama yang lulus dari Maher School of Ventriloquism di Amerika Serikat. Dan dia menjadi salah satu dari beberapa orang yang dikenal sebagai penghibur anak-anak di kotanya, Bandung, Indonesia. Dia juga pernah membintangi berbagai program acara di stasiun televisi nasional dan lokal.
Around 1997 and beyond he learnt several kind of performing art more seriously, such as magic, puppetry, ventriloquism, juggling, balloon twisting, clowning and so on. Thanks to the internet era, that can give a lot of information, source and knowledge about those arts, which was very difficult to acquire in Indonesia. He started bought books, videos and tools from USA to learn those arts. He became the first Indonesian who graduated from Maher School of Ventriloquism in USA. And he became one of the famous Children Entertainer in his town, Bandung, Indonesia. He did several programs for Indonesian national and local television stations too.

Dia juga mengikuti berbagai konverensi untuk belajar tentang seni pertunjukkan. Di tahun 2001 dia pergi ke Amerika Seriakt untuk mengikuti Vegas Festival for Ventriloquist 2001, di Las Vegas, USA dan International Festival for Christian Puppeteers & Ventriloquist 2001 di Illinois, USA. Di Indonesia, dia mengikuti Indofest Convention 2009, 2010, 2012 & 2013, yang membahas berbagai bidang seni seperti badut, bercerita, seni balon, panggung boneka, dll. Pada tahun 2011 dia pergi lagi ke Amerika Serikat untuk mengikuti Vent Haven Convention 2011 di Kentucky, USA. Belakangan ini dia mengikuti World Clown Association Convention 2013 di Serawak, Malaysia dan belajar banyak tentang seni dan keahlian badut. Dia juga berkesempatan untuk pergi ke China untuk mempertunjukkan kemampuannya sebagai badut di negara tersebut.
He also attended a lot of convention to learn about performing art. In 2001 he went to USA to joint Vegas Festival for Ventriloquist 2001, in Las Vegas, USA and International Festival for Christian Puppeteers & Ventriloquist 2001 in Illinois, USA. In Indonesia, he joint Indofest Convention 2009, 2010, 2012 & 2013, which covered subject such as clowning, storytelling, ballooning, puppetry, etc. In 2011 he went again to USA to attend Vent Haven Convention 2011 in Kentucky, USA. Recently he attended World Clown Association Convention 2013 in Serawak, Malaysia and learnt many things about clowning art and skills. He also went to China to show his clowning abilities to people in that country.

Dia melakukan pertunjukkan pada umumnya di sekolah-sekolah dan gereja-gereja, perayaan ulang tahun dan kegiatan perusahaan. Dia mengunakan berbagai ketrampilan yang dia miliki seperti sulap komedi, seni balon, akrobat, panggung boneka, musik dan suara perut untuk menhibur anak=anak dan juga orang dewasa. Dia melakuakn hal-hal tersebut dengan menggunakan riasan badut maupun tidak menggunakan riasan badut, tetapi keduanya dilakukan secara menarik dan menghibur.
He did his shows mostly in schools & churches, birthday parties, and corporate fairs & events. He use and combine a lot of skill such as comedy magic, balloon twisting, juggling, puppetry, music and ventriloquism to entertain children an adult too. He did that with or without clown make up, but did both in very fun ways.

 
BuBuHaHaClown.jpg


Untuk informasi selajutnya, silahkan kontak Budi HaHa di :
For more information, please contact Budi HaHa at :

Email : Budihaha@budihaha.com
Phone : 62-22-93BUDIHH (93283444)


Continue
Back to home

  Copyright ©2001-2010 Budi HaHa. All Rights Reserved.  

Reproduction in whole or in part in any form
or medium without express written permission of Budi HaHa is prohibited.